Permata di Curug Cilengkrang

Kalau sejenak ingin melepas penat karena polusi udara kota atau ingin mengajak keluarga bermain di rerimbunan hutan dan air curug, maka Curug Cilengkrang bisa jadi alternatif pilihan. Curug Cilengkrang berada di kaki Gunung Manglayang di wilayah Bandung Timur.

image

Untuk masuk ke lokasi tersebut, bisa melewati Jalan Cilengkrang I, dari Alun Alun Ujungberung masih ke arah timur, nanti di sebelah kiri jalan ada Jalan Cilengkrang I. Masuklah ke jalan tersebut, dan ikutilah lurus ke atas…. perhatikan petunjuk jalan, nanti ada petunjuk ke arah tersebut, walaupun petunjuknya ditulis kecil.

Sebaiknya menggunakan sepeda motor, walaupun menggunakan mobilpun bisa dilalui, namun jalan mendekati lokasi relatif sempit dan aspalnya sudah rusak.

Setalah membayar tiket masuk Rp 5 ribu, diluar parkir kendaraan, maka akan disambut dengan kesejukan hutan pinus. Di sebelah kiri mulai terlihat aliran sungai kecil dengan air yang jernih dan bebatuan dalam ukuran relatif besar.
image

Warung makan ala kadarnyapun sudah tersedia, kalo hanya untuk minum kopi atau makan mie rebus.

Setelah itu akan terlihat, area camping, kebetulan pada saat saya ke sana terlihat ada yang sedang camping.

image

Perjalan diteruskan, maka akan ketemu batu peti. Batu peti ini, memang mirip dengan peti, dengan ukuran relatif besar.

image

Setelah batu peti, akan ketemu curug pertama, yang dinamakan oleh warga sekitar curug batu peti. Ada beberapa curug di area tersebut, curug batupeti, papak, panganten, kacapi, dampit, leknan. Saya hanya di curug pertama, untuk menelusuri seluruh curug medan yang harus dilalui lumayan sulit, dan lebih baik rombongan. Bagi saya menikmati udara sejuk diantara pohon pinus disitu, sudah cukup.

image

Semua kesejukan yang saya lewati disitu, ternyata ada hal yang lebih menyejukkan lagi ketika saya ke sana. apa itu ? inilah permata yang saya maksud.

Saya ketemu dua anak remaja, yang berjualan keripik sukun. Tiga bungkus harganya sepuluh ribu. Ketika saya tanya, kenapa mereka jualan keliling di tempat itu ? mereka jawab buat bantu ibunya yang sedang sakit.

image

Subhanalloh….

Jadi…

kita memang harus benar – benar bersyukur.