Tetap hati-hati walau di tempat suci

Tetap berhati-hati walaupun di tempat suci

Kalau sampeyan pergi ke Bandung, atau memang tinggal di Bandung, ketika mencari barang loakan seperti kaset, piringan hitam, maka di sekitar Jalan Cibeunying, Cilaki bisa menjadi salah satu alternatif.

Memang jualannya di pinggir jalan, di trotoar berderet disitu. Sampeyan bisa mencari berbagai barang bekas, kaset,piringan hitam, buku, majalah lama tersedia disitu.

Bukan barang bekas itu sebenarnya yang ingun saya share disini, namun suatu saat pas tiba mau sholat saya akan sholat disitu. Ya, ada salah satu bangunan kecil yang difungsikan sebagai mushola. Tidak besar memang, hanya mampu menampung 5 – 7 jamaah.

Dan musholanya juga yang akan saya share disini,

Namun….

Seorang kakek, yang menunggu mushola tersebut.

Setelah mengambil wudhu, kemudian masuk ke mushola hendak menunaikan sholat, tiba-tiba sang kakek mengingatkan saya.

Saya sedikit tergagap.

"Ya kek… " jawab saya

"Itu, tolong tas jangan ditaruh di belakang, taruh di depan, kita ga tau orang yang hilir mudik disini, bermaksud apa" celetuk beliau.

Tanpa diingatkan oleh sang Kakek, sebenarnya menaruh di tas di depan saat sholat, sudah biasa saya lakukan.

Kenapa ?

Teringat pengalaman, di masjid yang cukup besar, saya pernah kehilangan tas, isinya kunci mobil,motor,stnk,ktp,sim, dan lain2. Padahal saat itu, saya masih ingat, dalam perjalanan keluar kota.

Masih untung….(orang Indonesia banget ceunah), istri saya membawa kunci cadangan, sehingga perjalanan tetap bisa dilanjutkan, setelah lapor ke kepolisian tentunya.

Cerita kakek tersebut, dan pengalaman pribadi saya, menjadi nyata bahwa, di tempat ibadahpun orang-orang jahat masih bisa berkeliaran dan melakukan aksinya. Kita,minimal saya pada saat dulu, beranggapan…

Masa iya sihhhh… di masjid, ada orang yang mau maling ?

Itu logika awal yang biasa saya pakai, namun…. kenyataan berkata, bahwa betul masih ada orang-orang yang melakukan kejahatan walau di tempat suci.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: