Tafsir Jadikan Sabar dan Shalat sebagai Penolong Kalian

Tafsir Ayat Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolong kalian

Ketika menghadapi masalah yang rasanya begitu berat dan tak kunjung terselesaikan, sikap kita terkadang emosi, menggerutu dan berkeluh kesah.

Padahal sikap tersebut tidak benar. Ketidakbenaran sikap tersebutpun sebenarnya diketahui oleh kita, namun karena beban yang dirasa terasa berat emosional terkadang muncul.

Untuk itulah, diperlukan kesabaran. Sabar yang kemudian dibarengi dengan shalat muncul dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 45.

Sebagaimana dikutip dari nu online, disebutkan seperti berikut :

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

Wasta‘īnū bis shabri was shalāti, wa innahā la kabīratun illā ‘alal khāsyi‘īna. Artinya, “Jadikan sabar dan shalat sebagai penolong kalian. Sungguh hal itu teramat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,” (Surat Al-Baqarah ayat 45).

Ragam Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 45

Imam Jalaluddin dalam Kitab Tafsirul Jalalain mengatakan, “Jadikan sabar (menahan diri dari segala yang tidak diridhai) dan shalat sebagai penolong (atas masalah) kalian.”

Kata “shalat” disebut secara khusus sebagai tanda pentingnya urusan ibadah shalat.

Sebuah hadits meriwayatkan, Rasulullah SAW bila dirundung oleh sebuah persoalan segera melakukan shalat.

Sebagian ulama, kata Imam Jalaluddin, mengatakan, Surat Al-Baqarah ayat 45 ditujukan untuk Yahudi Madinah ketika enggan beriman karena terhalangi oleh kerakusan dan mabuk kekuasaan.

Mereka kemudian diperintahkan untuk bersabar, yaitu ibadah puasa yang dapat mengendurkan syahwat; dan melakukan ibadah shalat yang dapat membuahkan kekhusukan dan mengikis kesombongan.

Sungguh, kata Imam Jalaluddin, ibadah shalat itu memang teramat sulit dan berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, yaitu orang yang tenteram jiwanya pada ketaatan.

Imam Al-Baidhawi dalam Kitab Anwarut Tanzil wa Asrarut Ta’wil mengatakan, Surat Al-Baqarah ayat 45 berkaitan dengan ayat sebelumnya, Surat Al-Baqarah ayat 44.

Setelah diperintahkan tugas berat yaitu meninggalkan kekuasaan dan berpaling dari kerakusan pada harta duniawi, kalangan Ahli Kitab diberikan resep obat pada Surat Al-Baqarah ayat 45.

Surat Al-Baqarah ayat 45 dimaknai sebagai berikut, “Jadikan penantian atas keberhasilan dan kemudahan sebagai bentuk tawakal kepada Allah; puasa yang melatih kesabaran dari hal yang membatalkan dan meredakan syahwat serta pembersihan jiwa; dan ibadah shalat yang menjadi wasilah dan sandaran sebagai penolong kalian.”

Wallahu a’lam

Leave a Reply