Meng-HIJACK Fikiran ala Mardigu Wowiek

Saya akan memberi sedikit ilustrasi, ini adalah sebuah metode yang dirancang oleh psikolog cemerlang John Bargh yang bekerja sama dengan beberapa mitra di New York University. Salah satunya adalah Prof Stadler, dosen dan mentor saya yang juga memperkenalkan saya pada John sewaktu menuntut ilmu Di San Fransisco State University akhir tahun 80an. Ia selalu dengan bangga menceritakan kesuksesan “Bargh Hallway” teknik yang cemerlang ini.

Jadi bayangkan anda saya berikan secarik kertas. Kertas tersebut berisi 5 buah kata acak. Anda disarankan untuk membentuk kalimat dengan menggunakan 4 kata tersedia.

01. dia merah khawatir pakaian mengenakan
02. bola layu dilapangan anak-anak main
03. jambu keriput pohon berbuah mulai
04. lelah datang bali dari tamasya
05. sepatu buang rusak yang tua
06. pasien dokter sakit datang pulang
07. yang pemandangan indah gunung kesepian
08. gumpalan tertiup awan angin memutih

Mudah dipahami, bukan? Namun tidak pada kenyataannya. Sehabis mengisi uji tulis tersebut percayalah anda akan berjalan pulang lebih lambat dibandingkan ketika datang.

Dengan uji ini saya mempengaruhi selftalk dan perilaku anda. Bagaimana caranya? Coba perhatikan lagi daftar diatas. Disitu saya menebar kata-kata tertertu, khawatir, layu, memutih, keriput, sakit, kesepian. Benar, kata-kata tersebut tidak dipakai didalam anda membuat kalimat. Dalam membuat kalimat anda menggunakan conscious anda, sementara sub conscious mencatat semua.

Tulisan ini membuat komputer besar di kepala anda berfikir bahwa anda menjadi orang yang lanjut usia atau orang yang sedang sakit, rentan, rapuh. Bagian ini tidak memberitahu bagian otak yang lain tentang informasi yang tiba-tiba dirasakan. Otak menyimak pembahasan seakan sedang sakit yang mendalam. Ketika anda menyelesaikan tugas diatas dan beranjak pulang anda tiba-tiba berperilaku seperti orang sedang sakit. Anda berjalan pelan-pelan.

Dalam kesempatan lain John Bargh melakukan ekperimen yang banyak ditulis di berbagai buku seperti hal ini, sekelompok mahasiswa di bagi 2. masing-masing mengisi kertas uji seperti diatas yang mereka kerjakan kurang dari 5 menit.

Kelompok pertama ia memberikan kata kasar, ganggu, serang, berani, marah.

Pada kelompok kedua diberikan kata-kata pertimbangan, sabar, menghargai, kasih, sopan, hormat.

Selesai mengisi kertas uji mereka di perintahkan mengumpulakan kertas tersebut di ujung hallway atau gang yang ber jarak 40 meter. Ada kamera tersembunyi mengikuti gerak mereka hingga ke ruangan tempat menyerahkan hasil uji. Dimana di ruang tersebut semua orang sibuk dan tidak mengetahui ada yang hadir karena memang mereka bagian administrasi sekolah yang tidak diinformasikan test ini.

Pada rekaman video dalam perjalanan sepanjang hallway kelompok pertama sudah menunjukan tindakan yang kasar, gerak tubuh yang aktif. Begitu sampai tempat penyerahan kertas uji dan tidak ada yang perduli rata-rata tidak sampai 5 menit mereka sudah mulai agresif seperti mengumpat atau marah.

Pada kelompok 2 bahkan terdapat data yang diluar perkiraan, gerakan mereka di hallway santai dan hingga hampir 10 menit MENUNGGU ternyata 82% peserta tidak beranjak diam dan tidak menyela sama sekali!

Teknik penulisan dalam status saya selalu menggunakan teknik priming John Bargh tersebut . Dan jangan heran kalau banyak hal yang anda rasakan bukan kebiasaan anda mendadak menjadi perilaku baru. Dan saya mohon maaf sebesar-besarnya namun garansi, tidak ada satu programpun yang negative. Semua hal yang umum dan positif, sekali lagi mohon maaf. Tidak ada satu tulisan saya yang tidak saya baca ulang berkali kali. Ini hanya untuk memastikan teknik penulisanya akan membuat efek semangat berbisnis, membina keluarga bahagia dan menjaga kesehatan. Percaya saya. Hanya 3 hal itu yang saya tuliskan dan sandikan di dalam semua tulisan saya. Enscripted tulisannya jelas dan anda sekarangpun setelah membaca tulisan ini pasti lebih merasanya lagi. Coba baca ulang semua tulisan saya di timeline FB sejak awal dulu atau 3 bulan terakhir, ikuti aliran dan alurnya percaya saya, ketiga hal tersebut mengalir kental di dalam tulisan –tulisan tersebut.

Saya sangat terhormat sekali jika para sobat menyempatkan membaca buku terbaru yang saya tulis dengan pemrograman tersebut, dan memberi efek bermanfaat buat anda.

Demikian sedikit info mudah-mudahan menjadi manfaat untuk kita bersama. # may peace be always upon us

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: