Sehebat Apapun Masa Lalu, Tak Menjamin Hebatnya Masa Sekarang

Pelajaran yang dapat kita petik dari kekalahan Jerman adalah, sehebat apapun masa lalu kita, itu bukan satu-satunya jaminan untuk memenangkan pertandingan di masa kini maupun masa yang akan datang.

Kalah telak, dan yang mengalahkan juga bukan tim unggulan, tim dari Asia yakni Korea Selatan.

Menjadi ironis lagi dan harus menguras air mata, saat kekalahanpun pada saat di menit – menit akhir pertandingan.

Serasa lemah lunglai kalau dipikir-pikir. Namun realita harus ditelan. Tak ada bedanya si kalah dan si menang masa lalu, ia hanya torehan sejarah di masa lalu.

Hidup itu, masa sekarang, masa kini. Berjalan dan terus berjalan. Masih ada waktu untuk memperbaiki masa depan.

Kejayaan masa lalu, kesuksesan terdahulu, bukan jaminan kesuksesan masa kini.

Terus berinovasi dan tetaplah berstrategi memperbaiki masa depan, dengan mengukir masa sekarang.