Cinta tidak berupa tatapan …

Cinta tidak berupa tatapan ….

Semenjak Bapak Presiden ke 3 Republik Indonesia, Bapak BJ. Habibie meninggal, berseliweran berbagai kutipan quote dari Beliau.

Salah satu quote yang terkenal, dan dalam memaknai kehidupan, khususnya tentang pernikahan adalah

“Love does not look like each other, but looking out together in the same direction.”

“Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain, tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama.”

Sejenak saya termenung, sungguh dalam makna yang beliau ingin tularkan kepada kita semua untuk mengarungi kehidupan.

Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain, ini menegaskan bahwa cinta yang sesungguhnya tak sekedar istilah "jatuh cinta pandangan pertama", namun lebih ke dalam dan lebih jauh.

Cinta dalam arti kita dengan pasangan suami istri, cinta dalam arti hubungan profesional yang terbangun dalam sebuah bisnis misalnya, itu melibatkan minimal dua orang yang secara bersama – sama memandang keluar.

Memandang keluar, memandang ke tujuan, memandang ke cita-cita, itu dilakukan secara bersama-sama, tidak sendiri2.

Ketika sendiri itu bukan cinta, namun ego. Ketika sendiri tak hanya tidak ada penyelarasan bersama, namun tak ada juga berkorban untuk bersama.

Kalimat bersama, ini bermakna ada saling berkorban, saling melengkapi, saling menutupi.

Bersama itu, merelakan berbagai kepentingan pribadi, ego pribadi, menuju kesatuan dari dua atau lebih individu menjadi satu.

Kemudian, ke arah yang sama. Saya memaknai ke tujuan, goal, cita2, visi dan misi yang sama.

Memiliki visi yang sama, dilakukan secara bersama-sama. Itulah cinta yang sesungguhnya.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: