Tak terasa…. kita memasuki tahun baru

Nggak kerasa yah…. eh, sudah memasuki tahun baru lagi, padahal perasaan baru kemarin kita mengalamai pergantian tahun.

nggak kerasa juga, umur ini semakin lama, semakin berkurang tanpa bisa menyadarinya…

namun ketika ditanya …. apa yang akan kita bawa nanti disaat menghadap kepada-Nya ? 

terasa ciut nyali kita…. bergetar terasa, dan hanya bisa berkata…. belum sanggup menghadap-Nya. 

coba sih… yuk, hitung2 amal apa yang sanggup kita bawa ketika menghadap kepada-Nya ? 

Sholat kita !!! kita lebih sering mengabaikan panggilan-Nya, dibanding panggilan dari bos kita.  

Kekhusyukan kita !!! kita lebih sering membawa beban dunia kita, di saat menghadap kepada-Nya.

Sedekah kita !!! coba kalkulasi antara yang kita sedekahkan dengan penghasilan yang kita terima…  

Syukur kita !!! tanya hati kita, lebih banyak mengeluh atau menerima dengan lapang dada.  

Sudah rendah hati !!! bagaimana mungkin disebut rendah hati, sedangkan hari2 kita dipenuhi pamer diri .

Nggak suka pamer kok !!! saat kita makan di restoran mewah lebih seneng kita share di social media, namun bgtu di warteg, boro2 dishare.  

Makan di warteg juga sy share kok !!! lihat dalam hatimu, sharenya kamu supaya dianggap “rendah hati” oleh temanmu.  

Kenginan untuk dianggap rendah hati, merupakan salah satu bentuk kesombongan.  

Kita lebih ringan membeli gadget baru, namun terasa sangat berat ketika harus menyedekahkan kepada orang yang tidak mampu. 


Sahabat.. selamat tahun baru, belum juga tibakah saatnya kita menunduk…. memandang diri sendiri ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *