Slilit Kyai dan Poster Caleg

Tersebutlah sebuah kisah, seorang kyai ketika menjalani hisab di akhirat terganjal gara-gara hanya karena slilit (sisa makanan yang menempel diantara gigi). Diceritakan bahwa suatu saat sang kyai diundang untuk memimpin do’a dalam sebuah kenduri. Setelah berdo’a biasanya dilanjutkan dengan acara makan, setelah makan dilanjutkan dengan salaman.

Sang kyai disibukan menerima salaman dari para tamu lainnya, hingga ia lupa membersihkan slilit yang menempel diantara giginya. Dalam perjalanan pulang, ia merasakan ganjalan slilit di sekitar giginya, lalu ia tanpa ijin mengambil potongan kayu tetangganya, untuk membersihkan slilitnya.

Gara – gara mengambil tanpa ijin potongan kayu untuk membersihkan slilit, sang kyai terganjal dalam hisabnya.

Lalu bagaimana bila caleg, yang ngaku-ngaku dari partai islam kek, ulama kek….masang poster seenaknya sendiri….tanpa ijin….hemmmmmm… apalagi setelah jadi caleg yang buat ngebersihin slilit bukan potongan kayu lagi….tapi glondongan kayu Kalimantan kek…

hemmmmmm….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *