Cintailah Hartamu

Alhamdulillah, hari ini saya dipertemukan dengan orang yang memberi nasihat, masukan buat saya pribadi, dan saya yakin bermanfaat juga buat kita semua. Saya ketemu juga baru pertama kali, ketemu saya juga bukan di Masjid, atau di Pesantren, atau pas lagi ngikuti pengajian. Ketemu saya di proyek.

Jangan bayangkan sosok orangnya pakai surban putih, berbaju gamis, tidak !!! Orangnya biasa aja, pakai celana jeans, berjaket dan bertopi, serta berjenggot cukup panjang. Tapi, sebenarnya bukan ini fokusnya. Diantara obrolan menarik lainnya, satu hal adalah sebuah ungkapan yang menyebut, “Cintailah Hartamu….”.

Sejenak saya mengernyitkan dahi, mendengar ungkapan itu. Namun….. ternyata, ungkapan tersebut masih ada kelanjutannya.

“Coba sampeyan lihat, kalo orang mencintai sesuatu pasti kemana-mana ingin selalu diikuti, kemana-mana ingin selalu dibawa.”

“Yes….” kata saya.

“Kalo kita mencintai harta, terus kalo kita meninggal kok harta ga ngikut… ga kebawa……, itu tanda ga mencintai ……”

“Wujud cinta ke harta, bawalah harta kita sampai ke akhirat”

Diam – diam, saya mulai menangkap maksud pembicaraannya.

“Jika harta, tak bisa ngikut ke akhirat itu namanya pelit….hahaha”

“Jadi, kesimpulannya cintailah hartamu dengan menyedekahkannya. Karena dengan disedekahkan itulah hartamu, akan mengiringimu ke akhirat”.

Selepas itu, sayapun manggut – manggut sambil menghayati dan terus menghisab diri. Sejenak kemudian sayapun mencari bagaimana kisah sahabat Rosulullulah yang mensedekahkan hartanya untuk jalan Rosululloh.

Adalah sahabat Rosululloh Abdurrahman bin Auf, mempelopori dengan menyumbang dana sebesar 200 Uqiyah Emas, ketika menjelang Perang Tabuk. Berapa nilai 200 Uqiyah ? Bila 1 gram sekarang seharga Rp 400 ribu, maka 200 Uqiyah emas, senilai Rp 2.4 Milyar.

Juga tak mau ketinggalan, Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu beliau menyumbang 300 ekor unta, jika satu ekor senilai Rp 12 Juta maka total senilai Rp 3.6 Milyar. Masih ditambah lagi beliau menyumbangkan dana sebesar 1.000 Dinar Emas, 1000 dinar x 4,25 gr = 4250 gr x Rp 400 ribu = Rp 1.7 Milyar.

Lalu……………….. bagaimana dengan kita ?

 

Komentar

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *